Minggu, 02 Juni 2019

Soal Pilgan Materi Sistem Reproduksi


Assalamualaikum teman-teman disini aku bagiin soal-soal pilihan ganda mengenai sistem reproduksi pada manusia, semoga bermanfaat ya 😊

SOAL PILGAN
1. Kisaran jumlah darah yang dikeluarkan oleh wanita semasa haid adalah....
    a.    30-80 ml                d.    10-20 ml
    b.    20-30 ml                e.    30-50 ml
    c.  40-40 ml

2. Peristiwa pembentukan sel spermatozoa dan sel ovum disebut....
    a.    Spermatogenesis               d.    Fertilisasi
    b.    Oogenesis                         e.    Pembuahan
    c.    Gametogenesis

3. Hormon yang berfungsi menstimulasi sel-sel Lydig untuk mensekresi tertoteron, yaitu....
a.    Hormon esterogen
b.    Hormon testosteron
c.    Hormon FSH
d.    Hormon LH
e.    Hormon pertumbuhan

4. Pada spermatogenesis terjadi beberapa kali pembelahan sel. Pada proses tersebut, satu spermatogonia akan menghasilkan....
a.    1 sperma
b.    2 sperma
c.    3 sperma
d.    4 sperma
e.    5 sperma

5. Proses spermiasi terjadi dalam....
    a.    Skrotum
    b.    Vas deferens
    c.    Kelenjar bulbouretra
    d.    Epididimis
    e.    Tubulus seminiferus

6. Oogenesis pada wanita menghasilkan....
    a.    4 sel telur
    b.    3 sel telur dan 1 badan telur
    c.    1 sel telur dan 3 badan telur
    d.   4 badan telur
    e.   2 sel telur dan 2 badan telur

7. Hormon yang mempengaruhi proses oogenesis, kecuali....
    a.    Hormon esterogen
    b.    Hormon testosteron
    c.    Hormon FSH
    d.    Hormon LH
    e.    Hormon ABP

8. Organ reproduksi bagian luar pada wanita, yaitu....
    a.    Vulva
    b.    Uterus
    c.    Ovarium
    d.    Tuba fallopi
    e.    Oviduk

9. Yang dimaksud dengan ovulasi ialah....
    a.    Pelepasan sel telur dari ovarium
    b.    Pembentukan folikel awal
    c.    Pembentukan sel telur oleh folikel
    d.    Pergerakan sel telur di dalam saluran tuba fallopi
    e.    Pembuahan sel telur oleh sperma

10. Kromosom yang menjadi penentu jenis kelamin bayi disebut....
     a.    Somatik
     b.    Gonad
     c.    Autosom
     d.    Germinal
     e.    Gonosom

Kunci Jawaban
1.     A
2.    C
3.    D
4.    D
5.    D
6.    B
7.    E
8.    A
9.    A
10. E

Perkembangan Fitrah Seksual


Assalamualaikum teman-teman, kalian tau ga apa itu fitrah seksual? Langsung saja kita simak penjelasan berikut ini, yuk!

Perkembangan Fitrah Seksual
Fitrah seksualitas adalah tentang bagaimana seseorang berfikir, merasa bagaimana seseorang berfikir, merasa dan bersikap sesuai fitrahnya sebagai lelaki sejati atau sebagai perempuan sejati.
1.  Pra Latih (0-2 tahun)
Usia 0-2 tahun anak didekatkan pada ibunya karena adanya proses menyusui.

Usia 3-6 tahun anak didekatkan pada ayah dan ibunya
Usia 7 tahun anak harus sudah bisa bersikap, berbicara, dan merasa sesuai dengan seksualitasnya
Contoh kegiatan pada tahapan pra latih:
~ Menyusui dengan eksklusif dan tidak menyambai apapun.
~ Bermain bersama Ayah dan Bunda untuk menjalin kedekatan
~ Membedakan "cowok" dan "cewek", "ganteng" dan "cantik"
~ Ajarkan anak bahwa tubuhnya berharga, caranya dengan meminta izin setiap akan memegang alat kemaluannya
~ Pada usia 3 tahun latih anak untuk ke toilet sendiri
~ Pada usia 5-7 tahun, orang tua dapat menjelaskan tentang aurat dimana pentingnya menutup aurat dan menjaga pandangan.
~ Pada usia 5-7 tahun, membiasakan untu menjaga aurat. Tidak boleh mandi bareng.


2. Pre AqilBaliq 1 (7-10 tahun)
Anak lelaki lebih didekatkan kepada ayah. ayah harus menjadi lelali pertama yang dikenang anak-anak lelakinya dalam peran seksualitas kelelakiannya. anak perempuan didekatkan ke ibunya agar peran keperempuan dan peran keibuanya bangkit. ibu harus jadi wanita pertama yang hebat yang dikenang anak-anak perempuannya dalam peran seksualutas keperempuanannya.
Contoh kegiatan pada tahapan pre aqilbaliq 1:
~ Para ayah mengajak anak laki-lakinya ke masjid
~ Para ibu melatih empati dan rasa seorang wanita melalui tugas-tugas kewanitaan
~ Mendidik anak-anak untuk menghindari ikhtilat dan khalwat serta mempelajari kembali etika dalam berhias
~ Untuk anak di usia ini, sudah mampu diajak berdiskusi

3. Pre AqilBaliq 2 (10-14 tahun)
Anak perempuan didekatkan ke ayah agar seorang perempuan yang dimasa balignya sudah mengenal ketertarikan pada lawan jenis, maka disaat yang sama harus memahami secara empati langsung dari sosok lelaki terdekatnya, yaitu ayahnya. Anak lelaki didekatkan ke ibu agar seorang lelaki yang dimasa balignya sudah mengenal ketertarikan pada lawan jenis, maka disaat yang sama harus  memahami secara empati langsung dari sosok perempuan terdekatnya, yaitu ibunya.
Contoh kegiatan pada tahapan pre aqilbaliq 2:
~ Diajarkan bagaimana berinteraksi sehat dengan lawan jenis
~ Puncak perubahan hormonal (menstruasi atau mimpi basah)
~ Melatih kepekaan anak dalam bergaul
~ Mulai selektif memilih teman
~ Dijelaskan tentang pernikahan dan bahaya pacaran
~ Perlunya adap menahan diri
~ Perlu dibahas bahaya pornografi, yaitu adanya bahaya kerusakan otak

4. Tahapan Post AqilBaliq (> 14 tahun)
Anak pada tahapan ini sudah memiliki wawasan akhlak/adap pada keluarga dan keturunan, menjadi personal yang dewasa dengan peran keayahan/peran keibuan yang kokoh.

SEMOGA BERMANFAAT !!

Gangguan pada Sistem Reproduksi Manusia


Assalamualaikum Squad, tahukah kamu, setiap sistem yang ada di tubuh kita ternyata bisa mengalami gangguan, termasuk sistem reproduksi. Gangguan tersebut dapat disebabkan baik oleh kelainan maupun penyakit. Selain itu, gangguan sistem reproduksi dapat terjadi baik pada wanita maupun pria. Hmm ada apa saja ya gangguan sistem reproduksi manusia? Kuy kita pelajari satu persatu! 

Gangguan pada Sistem Reproduksi Manusia
Squad, ada beberapa jenis gangguan pada sistem reproduksi manusia. Hmm jangan-jangan tanpa kamu sadari, ada kejadian yang sudah pernah kamu dengar sebelumnya tapi kamu belum tahu namanya nih. Kita bahas yuk!
1. Kanker Vagina

Penyakit ini menyerang wanita. Kanker vagina sampai saat ini tidak diketahui penyebabnya dan kemungkinan disebabkan oleh virus yang menyebabkan iritasi. Upaya pengobatannya dapat dilakukan dengan kemoterapi dan bedah laser.

2. Gangguan Menstruasi
Penyakit ini menyerang wanita. Gangguan atau penyakit ini bisa berupa amenore primer dan juga amenore sekunder. Amenore primer merupakan gejala dimana menstruasi tidak terjadi hingga usia 17 tahun dan unsur seksual sekunder juga tidak berkembang. Sementara itu, amenore sekunder adalah tidak proses menstruasi selama 3 hingga 6 bulan pada wanita yang telah mengalami siklus menstruasi sebelumnya.

3. Kanker Serviks
Penyakit ini menyerang wanita. Kanker serviks adalah kanker yang terjadi pada serviks (leher rahim) yang hampir semuanya disebabkan oleh virus HPV (Human papilloma virus). Gejala awal berupa pendarahan pada vagina yang baru muncul saat memasuki stadium lebih jauh. Kanker serviks tidak menular. Penanganannya adalah dengan pengangkatan uterus, oviduk, ovarium, sepertiga bagian atas vagina, dan kelenjar limfa panggul.

4. AIDS
Penyakit ini menyerang baik pria maupun wanita. AIDS atau Acquired Immuno Deficiency Syndrome adalah penyakit yang merusak sistem imun pada manusia dengan menyerang sel darah putih. Sampai sekarang penyakit ini belum bisa disembuhkan bahkan vaksinnya belum ditemukan sehingga sangat berbahaya dan mematikan. AIDS disebabkan oleh virus HIV (Human immunodeficiency virus). Virus ini menular lewat darah dan cairan kelamin baik melalui jarum suntik, ASI, maupun melalui hubungan seksual.

5. Epididimitis
Penyakit ini menyerang pria. Epididimitis adalah peradangan pada saluran epididimis yang disebabkan oleh infeksi atau karena terkena penyakit menular seksual (PMS). Penyakit ini ditandai dengan rasa nyeri disertai pembengkakan pada salah satu testis.


6. Sifilis

Penyakit ini menyerang pria. Sifilis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidium yang ditandai dengan berbagai gejala yaitu: 1). Luka pada alat kelamin, rektum, lidah, dan bibir; 2). Pembengkakan getah bening pada bagian paha; 3). Bercak-bercak di seluruh tubuh; 4). Tulang dan sendi terasa nyeri ruam pada tubuh terutama pada bagian tangan dan telapak kaki.
Gejala ini bisa hilang walaupun bakteri masih terdapat di dalam tubuh. Bakteri ini dapat menyerang otak hingga mengalami kebutaan dan gila. Penyakit ini dapat menular ke orang lain. Pengobatan dapat dilakukan dengan antibiotik yang diberikan segera.

7. Herpes Genetalis
Herpes adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus herpes yang ditandai dengan rasa gatal dan sakit di sekitar alat kelamin.

8. Hipogonadisme
Hipogonadisme adalah penyakit yang menyerang pria dan ditandai dengan penurunan fungsi testis. Penyebab penyakit ini adalah adanya gangguan pada interaksi hormon yang menyebabkan infertilitas, impotensi, dan tidak adanya tanda-tanda kepriaan. Penanganan penyakit hipogonadisme adalah dengan terapi hormon.

9. Gonore
Penyakit gonore atau yang biasa disebut kencing nanah disebabkan oleh bakteri. Gejala penyakit ini adalah keluarnya cairan seperti nanah dari saluran kelamin, muncul rasa panas, dan sering buang air kecil. Bakteri yang menyebabkan gonore dapat menyebar ke seluruh tubuh sehingga menyebabkan rasa nyeri pada persendian dan dapat mengakibatkan kemandulan. Gonore dapat disembuhkan dengan penggunaan antibiotik secara cepat.

10. Kanker Ovarium
Kanker ovarium adalah kanker yang menyerang ovarium pada alat kelamin wanita. Gejala penyakit ini tidak jelas namun biasanya ditandai oleh rasa pegal pada panggul, perubahan fungsi saluran pencernaan, atau mengalami pendarahan abnormal pada vagina. Kanker ovarium dapat ditangani dengan kemoterapi dan pembedahan.

11. Endometriosis
Endometriosis adalah penyakit dimana jaringan endometrium wanita berada di luar wilayah rahim yaitu ovarium, oviduk, ataupun di jalur luar rahim wanita. Gejalanya adalah nyeri pada bagian perut, pinggang sakit, dan rasa tidak nyaman berlebihan saat menstruasi.

12. Kanker Rahim
Kanker rahim (uterus) adalah kanker yang sering terjadi di endometrium. Endometrium adalah tempat dimana janin tumbuh. Penyakit ini menyerang wanita yang berusia diantara 60 sampai 70 tahun.

13. Keputihan
Ada 2 macam keputihan,  yaitu yang normal dan yang tidak normal. Keputihan normal bila lendir berwarna bening, tidak berbau, dan tidak gatal. Bila salah satu saja dari ketiga syarat tersebut tidak terpenuhi berarti keputihan tersebut dikatakan tidak normal.

14. Infeksi Vagina
Infeksi ini menyerang wanita usia produktif terutama yang telah menikah. Penyebabnya adalah hubungan kelamin. Penyakit ini ditandai dengan keputihan dan timbul gatal-gatal.

15. Hernia Inguinal
Hernia Inguinal adalah gangguan atau kelainan yang ditandai dengan sebagian usus terdorong menembus dinding abdominal dan masuk ke selangkangan atau skrotum. Kelainan ini terlihat sebagai suatu pembengkakan di daerah selangkangan. Kelainan ini dapat ditangani dengan cara pembedahan.

16. Kandida
Kandida adalah bermacam-macam jamur yang hidup di saluran pencernaan, saluran kemih, dan genital. Jamur kandida yang biasa menyebabkan infeksi adalah Kandida albikans. Gejala yang terjadi jika infeksi terjadi pada vagina adalah gatal-gatal pada bagian kemaluan terutama pada malam hari serta keluarnya cairan vagina berwarna pekat seperti keju sampai dengan keruh encer. Jamur ini dapat menular melalui persetubuhan. Penyakit ini dapat ditangani dengan obat anti jamur.

17. Penyempitan Saluran Telur/Oviduk
Kelainan ini merupakan faktor bawaan atau karena infeksi. Saluran telur yang sempit akan menyulitkan sperma untuk mencapai bagian dalam oviduk. Akibatnya adalah terjadi kesulitan dalam proses pembuahan.

18. Fibroadenoma
Fibroadenoma adalah tumor jinak yang ditandai dengan adanya benjolan kenyal pada payudara. Penyakit ini dapat diobati dengan operasi.

19. Condyloma
Condyloma adalah gangguan yang ditandai dengan benjolan seperti bunga kol atau jengger ayam. Penyakit ini dikenal sebagai kutil kelamin. Condyloma merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). Pengobatan dapat dilakukan dengan obat oles, obat suntik, atau operasi.

20. Kanker Prostat
Kanker prostat adalah kanker yang berkembang di bagian kelenjar prostat pada pria. Sel kanker prostat dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya terutama pada tulang dan lymph node. Ciri-ciri kanker prostat adalah kesulitan buang air kecil, rasa sakit di bagian prostat, impotensi, dan lainnya.

21. Pseudohermaphrodite
Kelainan ini sangat langka. Pseudohermaphrodite adalah kelainan dimana bentuk alat kelamin seperti laki-laki dan perempuan namun tidak sempurna. Kelaminnya memiliki penis yang sangat kecil namun tidak memiliki testis. Bahkan pada beberapa bayi ditemukan jaringan testis dan ovarium. Penyakit ini adalah bawaan sejak lahir.

22. Ejakulasi Dini
Ejakulasi dini adalah gangguan dimana pria tidak dapat mengendalikan proses ejakulasi.

23. Impotensi
Impotensi adalah gangguan pada laki-laki yang membuat penis tidak dapat melakukan ereksi. Impotensi disebabkan oleh faktor hormonal, faktor psikologis atau emosional seseorang.

24. Mikropenis
Mikropenis adalah kelainan pada laki-laki dimana penis berukuran di bawah rata-rata.

25. Vulvovaginatis
Vulvovaginatis adalah peradangan pada vulva dan vagina yang menyebabkan keputiha. Penyakit ini disebabkan oleh berbagai mikroorganisme.

Itulah penjelasan mengenai gangguan atau penyakit yang terjadi pada sistem reproduksi pada manusia. Squad, tetap semangat menjaga kesehatan, ya! 

Proses Fertiliasi dan Menstruasi

Assalamualaikum teman-teman berikut penjelasan mengenai apa yang terjadi setelah ovulasi, simak baik-baik penjelasannya ya!

Setelah ovulasi maka sel ovum akan mengalami 2 kemungkinan yaitu :
1.    Tidak terjadi fertilisasi maka sel ovum akan mengalami MENSTRUASI yaitu luruhnya sel ovum matang yang tidak dibuahi bersamaan dengan dinding endometrium yang robek. Terjadi secara periodic/sikus. Mempunyai kisaran waktu tiap siklus sekitar 28-35 hari setiap bulannya.
Siklus menstruasi terdiri dari 4 fase yaitu :
a. Fase Menstruasi yaitu peristiwa luruhnya sel ovum matang yang tidak dibuahi bersamaan dengan dinding endometrium yang robek. Dapat diakibatkan juga karena berhentinya sekresi hormone estrogen dan progresteron sehingga kandungan hormon dalam darah menjadi tidaka ada.
b. Fase Proliferasi/fase Folikuler ditandai dengan menurunnya hormon progesteron sehingga memacu kelenjar hipofisis untuk mensekresikan FSH dan merangsang folikel dalam ovarium, serta dapat membuat hormone estrogen diproduksi kembali. Sel folikel berkembang menjadi folikel de Graaf yang masak dan menghasilkan hormone estrogern yang merangsangnya keluarnya LH dari hipofisis. Estrogen dapat menghambat sekersei FSH tetapi dapat memperbaiki dinding endometrium yang robek.
c.  Fase Ovulasi/fase Luteal ditandai dengan sekresi LH yang memacu matangnya sel ovum pada hari ke-14 sesudah mentruasi 1. Sel ovum yang matang akan meninggalkan folikel dan folikel aka mengkerut dan berubah menjadi corpus luteum. Corpus luteum berfungsi untuk menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi untuk mempertebal dinding endometrium yang kaya akan pembuluh darah.
d. Fase pasca ovulasi/fase Sekresi ditandai dengan Corpus luteum yang mengecil dan menghilang dan berubah menjadi Corpus albicans yang berfungsi untuk menghambat sekresi hormone estrogen dan progesteron sehingga hipofisis aktif mensekresikan FSH dan LH. Dengan terhentinya sekresi progesteron maka penebalan dinding endometrium akan terhenti sehingga menyebabkan endometrium mengering dan robek. Terjadilah fase pendarahan/menstruasi.

2.   Terjadi FERTILISASI yaitu peleburan antara sel sperma dengan sel ovum yang telah matang dan menghasilkan zygote. Zygote akan menempel/implantasi pada dinding uterus dan tumbuh berkembang menjadi embrio dan janin. Keadaan demikian disebut dengan masa kehamilan/gestasi/nidasi. Janin akan keluar dari uterus setelah berusia 40 minggu/288 hari/9 bulan 10 hari. Peristiwa ini disebut dengan kelahiran.
Tahapan waktu dalam fertilisasi
~ Beberapa jam setelah fertilisasi zygote akan membelah secara mitosis menjadi 2 sel, 4, 8, 16 sel.
~ Pada hari ke-3 atau ke-4 terbentuk kelompok sel yang disebut morula. Morula akan berkembang menjadi blastula. Rongga blastosoel berisi cairan dari tuba fallopi dan membentuk blastosit. Lapisan dalam balstosit membentuk inner cell mass. Blastosit dilapisi oleh throhpoblast (lapisan terluar blastosit) yang berfungsi untuk menyerap makanan dan merupakan calon tembuni/plasenta/ari-ari. Blastosit akan bergerak menuju uterus dengan waktu 3-4 hari.
~ Pada hari ke-6 setelah fertilisasi throphoblast akan menempel pada dinding uterus/proses implantasi dan akan mengeluarkan hormone HCG (hormone Chorionik gonadotrophin). Hormon ini melindungi kehamilan dengan menstimulasi produksi hormone progesteron dan estrogen sehingga mencegah menstruasi.
~ Pada hari ke-12 setelah fertilisasi embrio telah kuat menempel pada dinding uterus.
~ Dilanjutkan dengan fase gastrula, yaitu hari ke-21 palsenta akan terus berkembang dari throphoblast. Mulai terbentuk 3 lapisan dinding embrio. Lapisan dinding embrio inilah yang akan berdiferensisai menjadi organ-organ tubuh. Organ tubuh aka berkembang semakin sempurna seiring bertambahnya usia kandungan. 

Itulah penejalasn singkat mengenai proses fertilisasi jika ovum telah dibuahi oleh sperma dan proses mentruasi jika ovum tidak dibuahi oleh sperma. Semoga dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Jangan lupa komen ya gais!

Apa itu Oogenesis?


Aku mau ngelanjutin materi yang baru aja aku posting mengenai hormon apa aja yang mempengaruhi proses pembentukan ovum. Sebelum sel telur matang dan siap dibuahi, dibutuhkan serangkaian proses panjang yang harus ditempuh. Proses inilah yang disebut dengan oogenesis. Bisa dikatakan, oogenesis adalah tahapan awal dari serangkaian proses reproduksi pada wanita. Secara umum, oogenesis hampir mirip dengan spermatogenesis. Simak penjelasan lengkap tentang oogenesis hingga proses terjadinya ovulasi di bawah ini.

Apa itu Oogenesis?
Oogenesis adalah proses pembentukan sel telur (ovum) pada wanita yang terjadi didalam ovarium (induk telur).

Sel telur ( ovum) berasal dari oogonia (oogonium) atau sel induk telur. Oogonia bersifat diploid yaitu mempunyai 23 pasang kromosom. Oogonium akan tumbuh menjadi oosit primer, Oosit primer membelah meiosis menjadi 2 sel anak yang tidak sama ukurannya,  yang besar (normal) disebut oosit sekunder sedangkan yg kecil (kekurangan plasma sel) disebut polosit primer (badan kutub primer). Pembelahan dari oosit primer menjadi oosit sekunder dan polosit primer disebut meiosis I. Selanjutnya oosit sekunder membelah meiosis II, menghasilkan ootid dan polosit sekunder II, sedangkan polosit primer menjadi dua polosit sekunder. Jadi satu oogonium menghasilkan sebuah ootid yg akan tumbuh menjadiovum dan tiga buah polosit sekunder. Hormon yg memacu proses pertumbuhan ovum adalah FSH yg dihasilkan oleh hipofisis. FSH memacu aktivitas folikel ovarium agar sel telur masak dan memproduksi hormon estrogen, terbentuknya estrogen akan menghambat produksi FSH oleh hipofisis. Terhentinya produksi FSH menyebabkan hipofisis memproduksi LH yang akan merangsang ovum keluar dari folikel. Proses pelepasan sel telur yg telah matang dari folikel disebut ovulasi.Dalam ovulasi hanya ada satu Sel telur yg dilepaskan, Folikel kosong yang ditinggalkan ovum akan dipacu oleh LH menjadi korpus luteun (badan  berwarna kuning). Korpus luteum akan menghasilkan estrogen dan progresteron. Progresteron akan menghambat produksi LH oleh hipofisis yang memungkinkan tertahannya korpus luteum. Progresteron yang dihasilkan  korpus luteum akan  mempengaruhi perubahan pada dinding rahim.

Itulah penjelasan singkatnya, semoga bermanfaat ya😊😊

Sabtu, 01 Juni 2019

Hormon?


Aku mau ngelanjutin materi yang baru aja aku posting mengenai organ reproduksi bagian dalam pada wanita. Kali ini kita akan membahas mengenai hormon apa aja yang mempengaruhi  proses pembentukan ovum. Selamat membaca teman-teman...
Semoga bermanfaat, jangan lupa komen ya^^

Sebelum kita membahas hormon apa aja yang mempengaruhi proses pembentukan ovum, apa kalian tahu apa itu hormon? Hormon adalah zat yang bergerak dalam aliran darah ke jaringan organ. Zat ini sangat berpengaruh bagi fungsi tubuh, sedikit saja jumlah hormon berubah maka akan mempengaruhi suatu fungsi tubuh tertentu bahkan kesehatan Anda secara umum. Maka dari itu penting untuk menjaga keseimbangan jumlah hormon dalam tubuh.

Hormon wanita ini terutama dibentuk di ovarium. Baik pria maupun wanita, pada dasarnya memiliki jenis hormon yang relatif sama. Hanya kadarnya yang berbeda. Hormon seksual wanita antara lain progesteron dan estrogen.
1.     Estrogen
Diproduksi oleh Ovarium ( Folicle de Graf ). Diaktifkan oleh FSH dari Hipofise. Junmlahnya banyak ketika Pra Ovulasi ( sebelum terjadi ovulasi). Jumlahnya menurun setelah ovulasi dan kedudukannya digantikan oleh Progesteron. Berpengaruh besar pada sekresisi LH dan penyetopan FSH Fungsi :
~ Untuk membentuk dinding endometrium pada uterus
~ Merangsng keluanya LH dari hipofise
~ Menghentikan sekresi FSH dari Hipofise
~ Mempengaruhi perkembangan kelamin sekunder wanita
~ Estrogen merupakan bentukan dari androstenidion ( hormon seksual pria  yang utama) yang dihasilkan ovarium.
~Selain androstenidion, ovarium juga mengeluarkan testosteron dan dehidroepiandrosteron, tapi dalam jumlah yang sedikit untuk wanita .

2.    Progesteron
Diaktifkan oleh Hormon LH dari hipofise, jumlahnya akan banyak dijumpai di darah ketika sudah terjadi Ovulasi. Akan terus berkurang menjelang menstruasi. Berperan penting dalam indikator menstruasi, Jumlahnya semakin sedikit maka menyebabkan terkelupasnya dinding endometrium. Hormon ini akan bertambah banyak ketika terjadi fertilisasi sperma dan ovum ketika membentuk zygot dan dilanjutkan implantasi. Diproduksi oleh Korpus Luteum atau badan kuning di Ovarium setelah terjadi ovulasi , dan juga diproduksi di Placenta setelah terjadi fertilisasi.

Organ Reproduksi Bagian Dalam pada Wanita

Aku mau ngelanjutin psotingan sebelumnya mengenai sistem reproduksi pada wanita. Kali ini kita akan membahas mengenai organ reproduksi bagian dalam pada wanita. Selamat membaca teman-teman...
Semoga bermanfaat, jangan lupa komen ya^^

ORGAN REPRODUKSI WANITA
Alat reproduksi pada wanita ini terdiri dari organ kelamin dalam dan organ kelamin luar. Adapun bagian-bagian dari organ kelamin dalam terdiri dari:
1.     Ovarium
Ovarium merupakan organ utama pada wanita. Berjumlah sepasang dan terletak di dalam rongga perut pada daerah pinggang sebelah kiri dan kanan. Berfungsi untuk menghasilkan sel ovum dan hormon wanita seperti :
·  Estrogen yang berfungsi untuk mempertahankan sifat sekunder pada wanita, serta juga membantu dalam prosers pematangan sel ovum.
·   Progesterone yang berfungsi dalam memelihara masa kehamilan.   
2. Fimbriae
Fimbriae merupakan serabut/silia lembut yang terdapat di bagian pangkal ovarium berdekatan dengan ujung saluran oviduct. Berfungsi untuk menangkap sel ovum yang telah matang yang dikeluarkan oleh ovarium.
3.    Infundibulum
Infundibulum merupakan bagian ujung oviduct yang berbentuk corong/membesar dan berdekatan dengan fimbriae. Berfungsi menampung sel ovum yang telah ditangkap oleh fimbriae.
4.    Tuba fallopi
Tuba fallopi merupakan saluran memanjang setelah infundibulum yang bertugas sebagai tempat fertilisasi dan jalan bagi sel ovum menuju uterus dengan bantuan silia pada dindingnya.
5.    Oviduk
Oviduk merupakan saluran panjang kelanjutan dari tuba fallopi. Berfungsi sebagai tempat fertilisasi dan jalan bagi sel ovum menuju uterus dengan bantuan silia pada dindingnya.
6.    Uterus
Uterus merupakan organ yang berongga dan berotot. Berbentuk seperti buah pir dengan bagian bawah yang mengecil. Berfungsi sebagai tempat pertumbuhan embrio. Tipe uterus pada manusia adalah simpleks yaitu dengan satu ruangan yang hanya untuk satu janin. Uterus mempunyai 3 macam lapisan dinding yaitu :
·  Perimetrium yaitu lapisanyang terluar yang berfungsi sebagai pelindung uterus.
· Miometrium yaitu lapisan yang kaya akan sel otot dan berfungsi untuk kontraksi dan relaksasi uterus dengan melebar dan kembali ke bentuk semula setiap bulannya.
· Endometrium merupakan lapisan terdalam yang kaya akan sel darah merah. Bila tidak terjadi pembuahanmaka dinding endometrium inilah yang akan meluruh bersamaan dengan sel ovum matang. 
7.    Servik
Servik merupakan bagian dasar dari uterus yang bentuknya menyempit sehingga disebut juga sebagai leher rahim. Menghubungkan uterus dengan saluran vagina dan sebagai jalan keluarnya janin dari uterus menuju saluran vagina.
8.    Saluran vagina
Saluran vagina merupakan saluran lanjutan dari cervic dan sampai pada vagina.

Organ Reproduksi Bagian Luar pada Wanita


Hari ini aku mau ngelanjutin materi mengenai sistem reproduksi pada manusia. Kali ini kita akan membahas mengenai organ reproduksi pada wanita. Sama seperti organ reproduksi pria, pada wanita organ reproduksinya juga terbagi menjadi organ bagian luar dan organ bagian dalam. Selamat membaca teman-teman...
Semoga bermanfaat, jangan lupa komen ya^^

ORGAN REPRODUKSI WANITA
Alat reproduksi pada wanita ini terdiri dari organ kelamin dalam dan organ kelamin luar. Adapun penjelasannya dari organ kelamin luar, yaitu sebagai berikut:
1. Vagina
Vagina merupakan saluran yang menghubungkan organ uterus dengan tubuh bagian luar. Berfungsi sebagai organ kopulasi dan saluran persalinan keluarnya bayi sehingga sering disebut dengan liang peranakan. Di dalam vagina ditemukan selaput dara.
2. Vulva
Vulva merupakan suatu celah yang terdapat di bagian luar dari alat kelamin wanita, dibatasi sepasang bibir (kiri dan kanan) yang dikenal sebagai labium.
3. Labium
Labium merupakan bibir yang membatasi vulva, terdiri dari labium mayor dan minor. Labium mayor merupakan sepasang bibir besar yang terletak di bagian luas dan membatasi vulva. Labium minor merupakan sepasang bibir kecil yang terletak di bagian dalam dan membatasi vulva 
4.   Klitorir
Klitoris merupakan tonjolan kecil yang terletak di depan vulva. Sering disebut dengan klentit.

Peta Konsep

Assalamualaikum teman-teman, kau mau bagian mind map peta konsep untuk materi sistem reproduksi pada manusia. Langsung aja dicek, yukk ...